Translate

Etanol Sebagai Biofuel

Artikel ini mengulas tentang etanol (bioetanol) dan karakteristiknya sebagai biofuel (bahan bakar terbarukan). Pengetahuan ini bermanfaat bagi Bro-Sis yang ingin mendapatkan ulasan yang sederhana, padat dan mencukupi terkait dasar-dasar pengetahuan produk bioetanol sebagai biofuel. Referensi bersumber berbagai literatur yang didapatkan dari internet. Artikel ini telah mengalami revisi di 24 Januari 2026 pada dari artikel sebelumnya yang terbit 19 Oktober 2025
Warna dan karakteristik bioetanol

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2023, tentang amanat untuk mempercepat swasembada gula nasional dan penyediaan etanol sebagai bahan bakar nabati (biofuel) telah menghasilkan kebijakan yang mewajibkan campuran 10% etanol (E10) pada semua jenis bensin yang akan dimulai pada tahun 2026. 

Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi impor BBM fosil, menciptakan bensin yang lebih ramah lingkungan, dan mendorong pengembangan energi hijau. 

Kebaikan-kebaikan yang dimiliki bioetanol memang layak digunakan sebagai biofuel, selain dapat meningkatkan nilai oktan, hasil pembakaran biofuel bioetanol juga lebih rendah emisi gas buang. Hal ini terlihat dari karakteristik nyala api biru yang hampir tidak terlihat dari pembakaran bioetanol.
Bioetanol adalah senyawa organik yang mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar dengan nyala api biru yang hampir tidak terlihat, dan merupakan jenis alkohol yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari yang memiliki sifat higroskopis. Bioetanol anhidrat adalah salah satu jenis bioetanol dengan tingkat kemurnian 99%, dimana bioetanol anhidrat ini hampir tidak memiliki kandungan air. Sifat higroskopis bioetanol berasal dari unsur hidrogen yang menjadi unsur kimia penyusunnya C₂H₅OH
C2H6Ocap C sub).  
Unsur hidrogen ini bersifat menyerap kelembaban di udara sekitar, yang dalam kondisi perubahan temperatur panas ke dingin dalam waktu lama, kelembaban udara tersebut membentuk bintik air didalam etanol. Dalam campuran bensin dan bioetanol, air yang terus bertambah akibat dari sifat higroskopis akan memicu proses pemisahan fasa. Benar, bioetanol akan berkumpul dengan air yang menjadikannya berpisah dengan bensin. 
Didalam kinerja sebuah engine, air dalam jumlah yang berlebihan menimbulkan banyak masalah engine. Selain dapat memicu terjadinya korosi pada baja non stailess steel, air juga menjadi media yang sangat baik untuk tumbuhnya bakteri di dalam bioetanol. 
Korosi akan menciptakan malfungsi pada komponen-komponen metal presisi didalam sistem engine seperti injector, spuyer/ jet pada sistem karburator. Sementara bakteri, jika semakin hari semakin banyak akan menimbulkan penyumbatan pada saluran-saluran yang dilalui oleh bahan bakar, yang akibatnya adalah bahan bakar tidak mengalir lancar untuk mensuplai kebutuhan engine, dan engine bisa mengalami low power bahkan mogok.
Apabila biofuel etanol jadi diterapkan, tentu dengan segala kebaikan dan konsekuensi negatifnya tersebut perlu ditemukan metode atau bahkan teknologi untuk mengurangi atau bahkan mencegah terjadinya air didalam biofuel. Semoga beruntung, salam (PRO)


Nyala api bioetanol umbi porang 100%

Postingan populer dari blog ini

Cara pasang relay yang benar?

Kiprok yamaha mio karbu

Jalur kiprok honda beat karbu

Arti angka-angka pada relay

Kiprok honda beat karbu

Sensor-sensor injeksi Honda Beat PGM-FI

Cara Kerja Kiprok Honda Beat PGM-FI

Cara kerja sistem starter elektrik Honda beat PGM-FI

Jalur kiprok honda beat PGM-Fi

Fungsi Relay Utama Honda Beat PGM-Fi