Cara Kerja Transmisi E-CVT - PSD
Artikel ini mengulas tentang cara kerja gigi planetary yang diaplikasikan pada transmisi E-CVT-Power Split Device (PSD). Memiliki pengetahuan ini akan membantu Bro-Sis dalam menemukan pemahaman yang lebih advance terkait E-CVT (Electronic Continuously Variable Transmission) - Power split device. Artikel merupakan resume dari beberapa artikel, brosur dan video yang ditemukan dari internet.
![]() |
Susunan planetary set pada transmisi E-CVT-Power Split Device![]() |
Dalam cara kerja transmisi otomatis (AT) type planetary gear, semua part didalam penyusunnya dikontrol untuk menjadi driven gear dan driver gear. Secara sederhana, cukup menghentikan putaran salah satu gear penyusun planetary, dan merubah gear penggeraknya maka akan didapatkan driven gear dengan rasio dan arah putaran yang berbeda. Sebuah set planetary bisa menghasilkan total 6 konfigurasi rasio dan arah putaran, tapi dalam praktek pada umumnya, diperlukan dua buah susunan planetary gear set di dalam sebuah desain transmisi AT di sebuah mobil untuk mendapatkan rasio yang lebih baik. Lebih detil, boleh kebet artikel planetary gear yang telah terbit februari 2022.
Uniknya dalam transmisi E-CVT-Power Split Device ini, bahwa hanya dibutuhkan satu set saja planetary untuk mendapatkan ratio yang sangat variatif dengan rentang yang sangat luas.
Cukup dengan mengontrol jumlah RPM dan arah putaran planetary carrier melalui sistem kontrol elektronik, maka akan didapatkan rasio yang variable pada ring gear.
Lebih jelasnya, simak tabel dibawah ini, semoga beruntung, salam (PRO)
![]() |
| Cara kerja E-CVT Power split device |


