Translate

BAGAIMANA CARA KERJA FLASHER ?

 Artikel ini mengulas tentang bagaimana cara kerja flasher. Fokus ulasan flasher dalam artikel ini adalah flasher tipe kapasitor original equipment yamaha soul GT tahun 2013. Referensi berasal dari pengalaman dan observasi motohoby terhadap sistem kelistrikan lampu tanda belok atau sistem sinyal belok, sehingga tulisan ini akan bersifat lebih akurat sebagai referensi. Memiliki pengetahuan ini akan membantu Bro-Sis untuk memiliki kompetensi otomotif dalam hal pengetahuan dasar kelistrikan, keterampilan analisis rangkaian kelistrikan, dan kemahiran praktek dan pengujian. untuk meningkatkan kecerdasan mekanikal.

Secara spesifikasi, flasher buatan Mitsuba Indonesia dengan kode FR22-109 ini bekerja pada tengangan 12,8 volt, dan dapat menghasilkan 85 kali kedipan per menit. 

Flasher ini cukup untuk mengaktifkan empat buah lampu bohlam 12 volt 5 watt dan satu lampu bohlam 12 volt 1,7 watt. 

Flasher mitsuba tipe capacitor

Berdasarkan observasi, berikut adalah part utama penyusun flasher pada yamaha soul GT115 beserta fungsinya dan cara kerjanya.

  1. Terminal B, berfungsi sebagai power supply positif 12 volt yang berasal dari jalur kelistrikan setelah kunci kontak ON
  2. Kumparan atau coil 1, menggunakan lilitan dengan kawat lebih besar dan bersama inti baja berfungsi untuk menghasilkan magnet penarik contact point B. Coil 1 ini aktif setelah mendapatkan arus positif dari terminal B melalui contact point B yang terhubung dengan contact point A dan mendapatkan jalur negatif atau ground melalui lampu-lampu sein
  3. Kumparan atau coil 2, menggunakan lilitan dengan kawat sangat kecil dan bersama inti baja yang sama dengan inti baja coil 1 berfungsi untuk menghasilkan magnet yang mempertahankan contact point B tetap dalam posisi tertarik. Coil 2 ini aktif selama arus positif dari kutup positif capacitor terus mensuplai arus positif untuk coil 2 dan mendapatkan jalur negatif atau ground melalui lampu-lampu sein
  4. Kapasitor electrolite, berfungsi untuk menyimpan muatan listrik dalam proses pengisian yang taerjadi ketika coil 1 menjadi magnet, dan melepaskan muatan listrik untuk coil 2 ketika coil 1 kehilangan kemagnetannya. Sebagaimana yang Bro-Sis tahu, berdasarkan skematik tersebut coil 1 akan kehilangan kemagnetan ketika contact point A terlepas dari contact point B 
  5. Resistor, berfungsi untuk menghasilkan efek quenching (pemadam busur api) pada contact point A dan contact point B ketika terhubung dan terlepas. Efek Quenching ini akan memperpanjang usia pakai contact point sehingga usia pakai flasher menjadi lebih awet. Lebih jelas tentang quenching ini, Bro-Sis bisa kebet artikel apa fungsi dioda di dalam relay di motohoby
  6. Contact point A, berfungsi untuk menghubungkan arus positif 12 volt dari contact point B menuju coil A 
  7. Contact point B, berfungsi untuk menghubungkan arus positif 12 volt dari terminal B flasher menuju contact point A
  8. Terminal L, berfungsi sebagai jalur negatif atau ground melalui rangkaian seri terhadap lampu sein 12 volt 5 watt.

Sirkuit flasher tipe capacitor merek Mitsuba FR22-109

Secara prinsip, flasher baru akan bekerja ketika jalur menuju negatif terhubung, yang dalam hal ini dikendalikan oleh switch atau saklar lampu sein. Setelah jalur negatif terhubung, maka seketika itu lampu sein akan menyala bersamaan dengan terjadinya kemagnetan oleh coil  1 dan pengisian capasitor. Setelah coil 1 menghasilkan magnet, kemudian contact point B akan tertarik oleh magnet tersebut. Selanjutnya, ketika contact point B tertarik oleh magnet, maka kini hubungan contact point B terhadap contact point A menjadi terputus atau Open circuit. Peristiwa open circuit antara contact point B terhadap contact point A ini secara otomatis memutus suplai arus positif terhadap lampu, walhasil nyala lampu akan padam. 
Open circuit antara contact point B terhadap contact point A akan bertahan selama kemagnetan terus terjadi, dan untuk fungsi "mempertahankan durasi" inilah kaki positif sebuah capacitor tersebut dipasangkan terhadap coil 2, yang berfungsi untuk mensuplai arus "listrik cadangan" sehingga kemagnetan terus bertahan hingga muatan capacitor habis.
Belum selesai disini, setelah kemagnetan hilang total, maka contact point B yang memiliki gaya pegas akan kembali terhubung dengan contact point A. Proses tersebut terus terjadi berulang -ulang selama switch lampu sein tetap ON
Nah, kini bro-sis bisa memahami bagaimana cara kerja flasher tipe capasitor yang menjadi fundamental untuk mempelajari cara kerja flasher tipe yang lainnya. 
Temukan referensi akurat, inspirasi, solusi cerdas lainnya tentang sistem kelistrikan otomotif hanya di motohoby.com. Semoga beruntung, salam (PRO). 
Cara kerja flasher 


Postingan populer dari blog ini

Cara pasang relay yang benar?

Kiprok yamaha mio karbu

Jalur kiprok honda beat karbu

Arti angka-angka pada relay

Kiprok honda beat karbu

Sensor-sensor injeksi Honda Beat PGM-FI

Cara kerja sistem starter elektrik Honda beat PGM-FI

Cara Kerja Kiprok Honda Beat PGM-FI

Jalur kiprok honda beat PGM-Fi

Fungsi Relay Utama Honda Beat PGM-Fi