Bersiap Biosolar B50
Artikel ini kembali mengulas tentang Biosolar, yang mana per Juli 2026, pemerintah Indonesia mentargetkan akan diberlakukanya program B50 setelah sebelumnya berhasil memberlakukan B35 dan B40. Kita simak apa pendapat dan saran dari pabrikan engine Volvo terkait penggunaan biosolar/ bio diesel ini. Referensi berasal dari bulletin Volvo CE yang diterbitkan pada tahun 2020.
Biodiesel bersifat agresif terhadap beberapa material yang digunakan dalam komponen sistem bahan bakar, jadi periksa segel, selang, komponen karet dan plastik setiap hari. Perbaiki atau ganti komponen yang rusak, lunak, atau bocor. Bersihkan biodiesel dari permukaan yang dicat segera untuk mencegah kerusakan cat. Biodiesel lebih sensitif terhadap bakteri dan kontaminasi air daripada bahan bakar diesel distilat.
Gunakan bahan bakar sebanyak mungkin sebelum mengisi ulang tangki bahan bakar untuk mencegah pertumbuhan bakteri jika mesin digunakan secara teratur, misalnya, habiskan satu tangki bahan bakar dalam seminggu secara teratur. Di iklim di mana kondensasi merupakan risiko, atau ketika mesin bekerja dalam durasi singkat, disarankan agar tangki bahan bakar tetap penuh.
- Jangan gunakan biodiesel pada mesin dengan pemanfaatan atau waktu operasi yang rendah.
- Jangan menyimpan mesin selama lebih dari 4 minggu tanpa membersihkan biodiesel dari sistem bahan bakar dengan mengoperasikan mesin setidaknya dengan satu tangki penuh bahan bakar diesel distilat.
- Selalu ikuti rekomendasi penyimpanan dan tanggal "baik digunakan sebelum" dari produsen untuk setiap pengiriman biodiesel.
A. Pengaruh biodiesel pada sistem pengolahan gas buang. Biodiesel meninggalkan kadar abu yang lebih tinggi di filter partikulat diesel dan mungkin memerlukan regenerasi dan pembersihan filter partikulat diesel (DPF) yang lebih sering. Biodiesel dapat menyebabkan penyimpangan suhu dan fungsi pembakar DPF dan dapat menyebabkan kode kesalahan atau error. Gas buang biodiesel bersifat agresif terhadap beberapa material yang digunakan dalam sistem reduksi katalitik selektif (SCR) dan mungkin memerlukan pembersihan, perbaikan, atau penggantian komponen SCR yang lebih sering.
B. Pengaruh biodiesel pada pengoperasian cuaca dingin. Biodiesel memiliki viskositas tinggi pada suhu di bawah 0 ˚C (32 ˚F) dan dapat menyebabkan masalah saat menghidupkan mesin. Gunakan pemanas bahan bakar atau parkir mesin di dalam bangunan yang dipanaskan jika memungkinkan.
C. Pengaruh Biodiesel terhadap Kepatuhan Emisi. Mesin disertifikasi untuk mematuhi standar emisi EPA AS, California, dan Uni Eropa berdasarkan penggunaan bahan bakar uji dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh badan pengatur ini. Bahan bakar alternatif, termasuk biodiesel, yang tidak secara substansial serupa dengan bahan bakar uji yang dipersyaratkan dapat berdampak buruk pada kepatuhan emisi mesin. Akibatnya, Volvo tidak menjamin bahwa mesin akan sesuai dengan batas emisi Federal atau California dan Uni Eropa yang berlaku ketika dioperasikan dengan, atau sebelumnya dioperasikan dengan, biodiesel atau bahan bakar alternatif lainnya yang tidak secara substansial serupa dengan bahan bakar uji yang ditentukan yang digunakan untuk sertifikasi, atau jika biodiesel/solar biasa digunakan dalam campuran yang melebihi rekomendasi.
D. Keunggulan FAME bagi lingkungan dibandingkan bahan bakar diesel adalah:
– Bahan bakar terbarukan (pengurangan CO2)
– Emisi partikulat (PM) yang lebih rendah
– Emisi sulfur (SO2) yang lebih rendah
– Emisi hidrokarbon (HC) yang lebih rendah
Nah, kini Indonesia bersiap menyambut dan mengaplikasikan biosolar B50. Semoga beruntung, salam (PRO)