Desain Pompa Hidrolik Excavator K3V112DT
Artikel ini mengulas desain pompa hidrolik excavator 21 ton. Fokus ulasan adalah pompa hidrolik model K3V112DT yang digunakan pada excavator Volvo EC210B Prime. Referensi berasal dari materi dan pengalaman mengajar Motohoby ketika bekerja di perusahaan terkait.
Secara umum, pompa hidrolik K3V112DT adalah pompa variable displacement axial piston pump, dimana kapasitas aliran oli (liter/ menit) yang dihasilkan, dapat diatur deras dan tidaknya tergantung pada kapasitas (displacement - Centimeter Cubic) silinder di dalam pompa. Dalam kondisi displacement penuh, per pompa pada model K3V112DT bisa menghasilkan 114 cc per revolution, sehingga total untuk dua pompa yang terpasang, pompa K3V112DT akan menghasilkan 2 x 114 cc/ revolution. Dengan spek tersebut, pompa K3V112DT ini bisa menghasilkan debit aliran oli sebanyak 2 x 200 liter/ menit pada putaran 1800 rpm.
Lebih detil, pompa ini memiliki satu buah port hisap yang terintegrasi untuk melayani kedua pompa di dalam K3V112DT. Sesuai dengan lokasi ketika terpasang, dua pompa tersebut dibedakan menjadi pompa depan dan pompa belakang. Pompa depan adalah pompa yang paling dekat dengan flywheel engine.
Apabila dikelompokkan, pompa ini terdiri dari:
- Bagian berputar, yang tersusun atas shaft penggerak, blok silinder, piston dan sepatunya, pelat penahan, bushing bulat, dan pegas silinder. Poros penggerak ditopang oleh bearing dan sepatu piston direkatkan ke piston. Pada bagian sepatu piston, terdapat rongga yang berfungsi untuk mengurangi gaya dorong yang dihasilkan oleh tekanan beban, dan akan menciptakan keseimbangan hidrolik yang dapat membantunya meluncur dengan ringan di atas pelat sepatu piston. Sementara itu, piston dan sepatunya ditekan terhadap pelat oleh aksi pegas silinder. Demikian pula, blok silinder ditekan ke pelat katup oleh aksi pegas silinder.
- Bagian swash plate, terdiri dari swash plate, pelat sepatu piston, penyangga swash plate, bushing tilt, tilt pin, dan piston servo. Piston servo bergerak ke depan dan ke belakang akibat dorongan/ tekanan oli hidrolik yang dikontrol oleh regulator, mengalir ke dalam ruang hidrolik yang terletak di kedua sisi piston servo. Gaya yang diberikan pada tilt pin oleh piston servo menyebabkan pelat tilt bergeser pada penyangga untuk mengubah sudut kemiringan swash plate.
- Bagian block valve/ blok katup, terdiri dari blok katup, pelat katup, dan pin pelat katup. Pelat katup memiliki dua lubang berbentuk bulan sabit, yang terpasang pada blok katup sebagai pintu masuk dan mengambil oli dari blok silinder/ saluran oli masuk. Selanjutnya, oli yang telah dipompa dikeluarkan melalui pelat katup dan dialirkan ke saluran pipa out.
![]() |
| Desain pompa K3V112DT (potongan satu pompa) |
